Bersepeda dengan Velib

Kota Paris di Perancis mulai melirik penggunaan sepeda sebagai solusi permasalahan lalu lintas pada tahun 2007. Kota ini memulainya dengan melakukan kampanye penggunaan sepeda berjudul ‘vélo libre’ yang berarti bersepeda gratis. Pemerintah Paris menyediakan ribuan sepeda untuk disewakan kepada masyarakat. Sepeda ini tersedia di 750 titik berjarak 300 meter. Setiap penduduk berusia lebih dari 14 tahun dapat menyewa sepeda ini selama 24 jam, penyewa haruslah membayar deposit sebesar 150 euro sebagai bentuk jaminan.

Program ini cukup berhasil di Paris terlihat dari banyaknya peminat serta pengguna fasilitas ini. Tercatat pada juli 2007 terdapat empat juta pengguna serta tujuh juta kilometer perjalanan di sekitar Kota Paris. Setiap hari sebanyak 50 hingga 70.000 sepeda disewakan. Dengan keberhasilan ini pemerintah Paris merencanakan penambahan titik persewaan menjadi 1451 titik di Kota Paris. Penyewaan sepeda ini juga diperuntukkan bagi para wisatawan yang berkunjung ke Kota Paris.

Pada awalnya velib merupakan sebuah upaya untuk mengkampanyekan penggunaan sepeda sebagai salah satu pilihan transportasi. Namun sekarang, velib telah tersebar hampir di seluruh sudut Kota Paris. Sepeda ini memiliki sistem penggunaan yang unik dimana masyarakat dapat menggunakan sepeda untuk mencapai tempat tujuan. Sepeda ini disewakan untuk seluruh masyarakat yang memiliki kartu transportasi navigo atau imaginer dan juga kartu bank. Masyarakat memiliki waktu penggunaan gratis selama 30 menit, penggunaan lebih dari 30 menit diwajibkan untuk membayar. Setelah penggunaan selesai velib harus dikembalikan pada titik-titik yang telah disediakan. Apabila velib tidak dikembalikan maka pengguna akan mendapatkan denda sebesar harga sepeda yang digunakan.

Penggunaan velib sekarang ini telah menjadi salah satu pilihan masyarakat. Namun sayangnya velib masih memiliki beberapa kelemahan yang sebaiknya diperbaiki, diantaranya adalah kurangnya perawatan pada sepeda yang disewakan. Kondisi beberapa sepeda velib telah mengalami kerusakan sehingga kurang nyaman apabila digunakan. Umumnya kerusakan terjadi pada kursi tempat duduk dan setir kemudi.

Kurangnya pengetahuan letak-letak titik pengembalian sepeda menjadi kendala tersendiri. Letaknya yang tersebar di titik-titik tertentu membuat masayrakat yang tidak sering menggunakan velib kesulitan dalam menentukan lama tempuh serta lokasi yang akan dituju. Lama tempuh amat mempengaruhi biaya perjalanan yang akan dikeluarkan oleh pengguna untuk itu hal ini merupakan point krusial yang harus diperhitungkan. Signase berupa peta akan sangat amat membantu, namun sayangnya belum terdapat signase peta untuk velib.

Jalur sepeda di Paris juga tidak merata di seluruh penjuru kota, hanya terdapat pada jalan-jalan tertentu saja. Akibatknya banyak pengguna sepeda harus berbagi tempat dengan para pejalan kaki. Kurangnya kehati-hatian ketika mengendarai sepeda dapat beresiko bagi penggunanya. Penggunaan velib juga tidak aksesibel bagi wisatawan yang datang. Layanan ini hanya bisa digunakan ketika memiliki kartu bank setempat, sedangkan kebanyakan wisatawan tentunya tidak memiliki hal tersebut. Wisatawan juga tidak memiliki kartu transportasi navigo ataupun imaginer sehingga cukup menyulitkan. Velib sebenarnya dapat dikebangkan menjadi salah satu wisata yang menarik di Paris. Bersepeda mengelilingi kota akan memberikan kenikmatan tersendiri. Namun belum ada pengembangan menuju ke arah wisata.

Image

Image

Image

Image

 

Sumber:

http://www.eltis.org

TA Ratna Kusumaningrum, URP UNDIP 2012

http://en.wikipedia.org/wiki/V%C3%A9lib%27

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s