Pesona Lombok Sumbawa

Sektor pariwisata merupakan sektor potensial di Indonesia, melihat data di atas jumlah wisatawan yang melakukan wisata di Indonesia baik dari dalam maupun luar negeri bertambah setiap tahunnya. Hal ini juga didukung dengan data Kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif tahun 2013 mengenai devisa negara yang menyebutkan bahwa sektor pariwisata di Indonesia menempati posisi ke empat dalam jenis komoditas penghasil devisa tebanyak setelah Minyak dan gas bumi, batu bara, dan minyak kelapa sawit. Hal ini membuktikan bahwa sektor pariwisata merupakan sektor penting dalam perekonomian Indonesia.

Sektor pariwisata Indonesia berusaha dikembangkan dengan berbagai program, kegiatan, dan branding. Saat ini Pesona Indonesia dan Wonder Indonesia, sebagai branding nasional atau country branding telah berada di peringkat 47 dunia dengan nilai 74,8. Sedangkan di Asia, Indonesia berada di peringkat ke 4 setelah Jepang, India, dan Singapura. Target pariwisata yang ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata antara lain:

  1. Kunjungan wisatawan mancanegara sebesar 12 juta dengan devisa mencapai Rp 172 triliun.
  2. Jumlah perjalanan wisatawan nusantara sebesar 260 juta perjalanan dengan uang yang dibelanjakan mencapai Rp 223,6 triliun.
  3. Peningkatan kontribusi pariwisata terhadap PDB sebesar 5%.
  4. Jumlah lapangan pekerjaan yang diciptakan mencapai 11,7 juta tenaga kerja.

Dalam mendukung target-target tersebut dilakukan upaya branding di daerah-daerah potensial untuk mendukung branding nasional. Salah satu branding yang baru-baru ini dicanangkan adalah Pesona Lombok Sumbawa bagi pengembangan pariwisata Provinsi NTB.

Kementerian Pariwisata pada Bulan Desember 2015 me-launching branding baru pariwisata yaitu Pesona Lombok Sumbawa beserta kalender event Nusa Tenggara Barat (NTB) 2016. Melalui branding baru ini, Pemerintah Provinsi NTB beserta Kementerian Pariwisata berupaya meningkatkan kunjungan wisatawan ke NTB. Sebanyak 3 juta wisatawan ditargetkan berkunjung ke NTB sepanjang tahun 2016, 1,5 juta wisatawan mancanegara (wisman) dan 1,5 juta wisatawan nusantara (wisnus). Branding ini juga merupakan bagian penting dalam mendukung branding nasional Pesona Indonesia dan Wonder Indonesia yang memiliki target kunjungan wisatawan mencapai 270 juta wisman dan 275 juta wisnus pada tahun 2019. Pesona Lombok Sumbawa mengedepankan konsep pariwisata berkelanjutan yang didukung oleh tiga prinsip utama yaitu culture, nature, dan manmade yang terfokus pada keindahan alam, tradisi, dam karya seni. Sejak tahun 2012 hinga 2014 kunjungan wisatawan di NTB mengalami peningkatan yang cukup konsisten sehingga target 2016 sebesar 3 juta kunjungan wisatawan diharapkan dapat terpenuhi. Launching branding NTB ini akan diikuti oleh pelaksanaan Festival Tambora pada 11 hingga 16 April 2016. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mendukung upaya peningkatan jumlah kunjungan wisatawan.

Picture3

Kementerian Pariwisata

Pariwisata Indonesia tahun 2015:

  • Lombok terpilih sebagai tujuan wisata halal dunia
  • Pemberian fasilitas bebas visa untuk 84 negara, secara total terdapat 174 negara yang telah bebas visa
  • Fernomena open trip untuk mengurangi biaya perjalanan dimana beberapa orang yang tidak saling mengenal berkumpul dan berwisata bersama
  • Kerusakan tempat wisata akibat wisatawan yang tidak disiplin, contoh: rusaknya kebun bunga di Gunung Kidul akibat selfie yang sembarangan

 

http://www.disbudpar.ntbprov.go.id/pesona-lombok-sumbawa/

http://www.antaranews.com/berita/535081/kemenpar-luncurkan-branding-pesona-lombok-sumbawa

http://www.kemenpar.go.id/asp/detil.asp?c=16&id=3041

 

Advertisements

Produksi Garam Indonesia

Permasalahan produksi garam yang ada Indonesia adalah pemenuhan kualitas garam bagi kegiatan industri dan kesehatan. Saat ini produksi garam Indonesia hanya mampu menembus pasar pemakaian rumah tanggal. Hal ini disebabkan karena banyak wilayah di Indonesia yang hanya mengalami enam bulan musim kemarau, padahal semestinya garam yang berkualitas baik diperoleh apabila suatu wilayah mengalami tujuh bulan musim kemarau. Beberapa daerah dengan produksi garam yang cukup baik dan mengalami musim kemarau selama tujuh bulan adalah Madura dan Nusa Tenggara Barat. Namun untuk madura lahan yang dimiliki tidak terlalu besar sehingga skala produksi tidak dapat ditingkatkan.

0Kupang merupakan lokasi yang akan dirintis oleh Kementerian Perindustrian sebagai lokasi produksi garam besar. Namun pengembangan ini membutuhkan dana yang besar karena diperlukan teknologi irigasi yang mahal untuk mendapatkan kualitas garam yang baik. Permasalahan pembebasan lahan juga masih belum terselesaikan. Diharapkan produksi garam di kupang dapat menapai tingkat kualitas yang baik dengan tingkat NHCL 99%, sedangkan produksi yang ada saat ini baru menghasilkan garam dengan tingkat NHCL 95%.

Reference : Bappenas

KESIAPAN PEMBANGUNAN PLTN DI INDONESIA

Pemanfaatan nuklir di Indonesia pada dasarnya telah diinisiasikan sejak jaman kemerdekaan melalui visi misi presiden pertama Indonesia yaitu Soekarno. Oleh karena itu dibentuklah BATAN 1958 dan masih terus dikembangkan hingga saat ini (Ditjen EBTKE dalam detik.com). Pemanfaatan nuklir dimaksudkan untuk meningkatkan pasokan listrik serta memberikan alternatif pemanfaatan cadangan sumber daya alam uranium yang cukup melimpah. Kebutuhan listrik meningkat setiap tahunnya dan diperkirakan mencapai 35.000 MW dalam lima tahun ke depan, oleh karena itu dibutuhkan sumber-sumber alternatif selain energi fosil yang cadangannya semakin berkurang. Selain itu, energi nuklir juga dapat dimanfaatkan pada bidang kehidupan mulai dari kesehatan, industri, hidrologi, dan sebagainya. Walaupun apabila tidak dikelola dan diawasi dnegan baik dapat menimbulkan bahaya yang cukup besar, namun Kementerian ESDM menyatakan kepercayaan dirinya akan kemampuan lembaga nuklir Indonesia untuk mengawasi dan mengelola PLTN dengan adanya 3 reaktor nuklir (Serpong, Bandung, dan Yogyakarta) yang masih aktif di Indonesia.

Saat ini Indonesia sudah dinyatakan siap oleh IAEA (International Atomic Energy Agency) untuk membangun PLTN sejak tahun 2009. Indonesia pun telah memiliki Badan Pengawas Nuklir yang bertugas mengawasi dan menginspeksi izin pemakaian zat radioaktif di Indonesia sesuai diamanatkan UU Nomor 10 Tahun 1997 Tentang Ketenaganukliran serta peraturan terkait lainnya. Dalam PP No. 2 Tahun 2014 Tentang Perizinan Instalasi Nuklir dan Pemanfaatan Bahan Nuklir sebagai pengganti PP No. 43 Tahun 2006 Tentang Perizinan Reaktor Nuklir di Indonesia diuraikan bagaimana tata cara perizinan untuk tapak, konstruksi, commissioning, operasi dan bahkan sampai decommissioning.
Terkait dengan kesiapan pembangunan PLTN, BATAN menyatakan bahwa secara garis besar dari segi teknologi dan SDM, bangsa Indonesia sudah siap dengan adanya kerjasama di bidang teknologi nuklir dengan bangsa-bangsa lain. Namun, peran masyarakat tentunya masih sangat dibutuhkan. Oleh karena itu, pada tahun 2015 BATAN bekerjasama dengan Lembaga Sigma Research telah melakukan kerja sama terkait dengan survei penerimaan masyarakat dalam pemanfaatan teknologi nuklir di bidang energi dan non energi. Dalam survei ini diambil 4000 orang diambil sebagai responden pada 34 provinsi. Survei ini fokus pada pemahaman dan pengetahuan masyarakat terkait dengan dampak positif dan negatif dari penggunaan teknologi nuklir. Hasil survei menunjukkan bahwa 75,3% masyarakat telah menerima pembangunan PLTN sebagai alternatif penyedia kebutuhan listrik di Indonesia. Data yang diperoleh dari kegiatan survei menunjukkan beberapa temuan yang antara lain:

  1. Penerimaan masyarakat yang bertempat tinggal di luar Pulau Jawa lebih besar, hal ini dapat disebabkan oleh kurangnya pasokan energi listrik yang kurang khususnya di luar Pulau Jawa
  2. Sudah banyak masyarakat yang mengetahui tentang nuklir melalui pemberitaan media
  3. Tingkat penerimaan masyarakat telah meningkat sejak tahun 2011

 

Picture2

http://www.ristek.go.id/index.php/module/News+News/id/15053/print

Picture1

http://www.ristek.go.id/index.php/module/News+News/id/15053/print

Untuk mendukung pengembangan nuklir di Indonesia, Bapeten (Badan Pengawasan Tenaga Nuklir) meluncurkan sebuah lembaga kesiapsiagaan nuklir bernama I-Concept (Indonesia Center of Excellence on Nuclear Security and Emergency Preparedness). Konsep lembaga ini mengambil contoh lembaga tanggap darurat nuklir di Jepang yang berada langsung di bawah Perdana Menteri (Suara Karya, 03 Desember 2015). I-Concept juga akan menjadi lembaga pendukung dalam penyiapan sumber daya manusia yang handal melalui program-program pendidikan dan pelatihan. Selain juga memberikan dukungan teknis dan ilmiah.

Namun, pengembangan PLTN ini masih menjadi pilihan terakhir dalam mendukung pemenuhan kebutuhan listrik Indonesia. Khususnya apabila pada tahun 2025 energi terbarukan belum mampu mencukupi kebutuhan energi (Bisnis Indonesia, 07 Desember 2015). Walaupun sudah terdapat beberapa negara investor yang tertarik seperti Korea Selatan dan Rusia.

http://www.batan.go.id/index.php/id/kedeputian/manajemen/hhk/1971-75-masyarakat-indonesia-telah-siap-menerima-pltn

http://finance.detik.com/read/2015/05/08/111659/2909624/1034/sejak-zaman-soekarno-ri-sudah-menyatakan-go-nuclear

http://www.ristek.go.id/index.php/module/News+News/id/15053/print

Badan Otoritas Pariwisata

Badan Otoritas Pariwisata ini rencananya akan dibentuk pada setiap destinasi wisata selain Bali serta satu BOP Nasional. Pembentukan badan ini bertujuan untuk mewujudkan “single destination single management” pada setiap destinasi wisata. Pembentukan BOP diharapkan dapat mengurangi kemungkinan terjadinya tumpang tindih (overlap) kebijakan serta mempercepat pembangunan dan pengembangan pariwisata Indonesia. Pengembangan pariwisata diharapkan dapat menggunakan konsep penyelesaian satu pintu dengan pembentukan lembaga ini. Badan ini diharapkan mampu menggenjot pengembangan pariwisata di lokasi-lokasi potensial namun kurang dikembangkan seperti Raja Ampat dan Pulau Komodo.

Lembaga ini merupakan lembaga non-kementerian yang berada langsung di bawah Presiden dan Kepala Badan merupakan Pejabat Pengguna Anggaran sehingga badan ini memiliki mata anggaran tersendiri. Badan ini juga memiliki Hak Pengelolaan Lahan dan berkewajiban memberikan ganti kerugian yang layak dan adil kepada pihak yang berhak atas tanah dalam kawasan pariwisata sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Salah satu lokasi destinasi prioritas yang akan diperbaiki kelembagaannya adalah Destinasi Pariwisata Danau Toba. Danau Toba merupakan salah satu destinasi populer, namun sayangnya tidak terdapat pengembangan yang dilakukan terkait kegiatan-kegiatan wisata dan budaya yang dapat membuat Danau Toba menjadi lebih menarik melalui pengembangan atraksi alam, budaya, dan hiburan lainnya. Danau Toba juga akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas dan infratsruktur pendukung. Selain itu, salah satu situasi yang membuat destinasi wisata yang terletak di Provinsi Sumatera Utara ini dipilih sebagai pilot project adalah banyaknya pemerintah daerah yang memiliki wewenang dalam pengelolaan Danau Toba sehingga mengakibatkan program menjadi kurang terfokus dan tumpang tindih serta upaya pengembangan menjadi lambat. Saat ini pembentukan BOP di Danau Toba telah diinisiasi dengan pelaksanaan rapat koordinasi yang dihadiri oleh empat menteri terkait, Gubernur Sumatera Utara, Kapolda Sumatera Utara serta tujuh bupati pengelola. Pilot project di Danau Toba rencananya kemudian akan dilanjutkan pengembangannya di 9 daerah prioritas lainnya yaitu Borobudur, Mandalika, Wakatobi, Tanjung Lesung, Tanjung Kelayang, Kepulauan Seribu, Morotai, Bromo dan Flores Labuan Bajo. Namun, yang menjadi prioritas selanjutnya adalah pembentukan BOP di Candi Borobudur yang teletak di Magelang. Pembentukan badan otoritas ini menargetkan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan 20 juta pada tahun 2019 dan peningkatan lama tinggal wisatawan. Landasan hukum untuk pembentukan badan ini berupa Keppres sedang dalam proses pengajuan kepada Presiden Joko Widodo, dan rencananya akan ditandangani pada bulan Januari 2016. Dalam Badan Otoritas Pariwisata ini rencananya akan dibagi tugasnya menjadi Dewan Pengarah dan Dewan Pelaksana. Menteri Koordinator Maritim dan Sumber Daya akan secara khusus berperan sebagai dewan pengarah. BOP akan diisi oleh para ahli muda, pemerintah daerah serta pemerintah pusat.

 

http://bisnis.tempo.co/read/news/2015/12/28/090731335/badan-otoritas-pariwisata-akan-kelola-10-destinasi-wisata

http://www.tribunnews.com/bisnis/2015/11/19/badan-otoritas-pariwisata-bakal-dibentuk

http://www.radartasikmalaya.com/berita/baca/4087/pariwisata-butuhbadan-otoritas.html

http://www.antaranews.com/berita/539162/lima-menteri-bahas-pembentukan-badan-otoritas-danau-toba

Roaming Around Paris

Take a walk in Paris and enjoy the public garden, architecture, and free historical museum. Here are some places that you can enjoy without buying tickets ^^

Musee de la vie Romatique –> There are some free admission museum in paris, one of them is musee de la vie romantique

 

Pont Des Arts –> Love bridge with many locks, you can locks your love and throw the key to the seine river

 

Church and Architecture –> you can found many churches with beautiful architecture in Paris ex. Notredame, St. Germain, St.Eustache, Sacre Couer and this is free.

 

Canal and River –> In Paris you can enjoy the breeze besides seine river and some other canals such as canal st martin.

 

Paris City Public Garden and Public Space

 

Enjoy the view of Eiffel Tower from every side inside Paris City.

 

 

 

 

Solo City (Central Java, Indonesia) Tourism Events Calendar 2016

No Event Date
1 Peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW 09 Januari 2016
2 Haul Habib All Bin Muhammad al Habsyi 30 – 31 Januari 2016
3 Solo Great Sale 01 – 29 Februari 2016
4 Grebeg Sudiro 06 – 08 Februari 2016
5 Imlek Festival 08 Februari 2016
6 Festival Jenang Solo 14 – 17 Februari 2016
7 Solo Indonesia Culinary Festival 07 – 10 April 2016
8 Solo 24 Jam Menari 29 April 2016
9 Java Expo 04 – 08 Mei 2016
10 Festival Parade Hadrah 06 Mei 2016
11 Kontes Lovebird Indonesia 08 Mei 2016
12 Solo Keroncong Festival 14 – 15 Mei 2016
13 Solo Investment Trade and Tourism Expo (SITTEX) 26 – 29 Mei 2016
14 HUT Solo Car Free Day 29 Mei 2016
15 Festival Gamelan Akbar 04 Juni 2016
16 Waisaka Puja Baya 2016/2560 04 Juni 2016
17 Festival Dolanan Bocah 10 – 12 Juni 2016
18 Malem Selikuran 26 Juni 2016
19 Bakdan Ing Balekambang 06 – 10 Juli 2016
20 Syawalan Jurug 06 – 10 Juli 2016
21 Bakdan Ing Solo 08 – 10 Juli 2016
22 Grebeg Pasa 08 Juli 2016
23 Festival Ketoprak 15 – 16 Juli 2016
24 Solo Batik Carnival 22 – 24 Juli 2016
25 Semarak Budaya Indonesia 29 – 30 Juli 2016
26 Apresiasi Musik Kebangsaan 18 Agustus 2016
27 Grand Final Putra-Putri Solo 03 September 2016
28 Solo International Performing Art (SIPA) 08 – 10 September 2016
29 Grebeg Besar 13 September 2016
30 Festival Payung 23 – 25 September 2016
31 Solo City Jazz 30 September – 01 Oktober 2016
32 Bamboo Biennale 01 – 22 Oktober 2016
33 Kirab Malam 1 Suro 02 Oktober 2016
34 Srawung Seni Sakral International 02 Oktober 2016
35 SITTEBIZ 06 – 09 Oktober 2016
36 Solo Batik Fashion 07 – 08 Oktober 2016
37 Pasar Seni Balekambang 22 – 26 Oktober 2016
38 Indonesia International Mask Festival (IIMF) 28 – 29 Oktober 2016
39 Rock in Solo 13 November 2016
40 Frame of Solo 20 November 2016
41 Sekaten 05 – 12 Desember 2016
42 Grebeg Mulud 12 Desember 2016
43 Peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW 23 Desember 2016

http://www.eventsolo.com/Agenda-Wisata-Solo-dan-Kalender-Event-2016.html

Indonesian Tourism Events Calendar 2016

Months Event Date Location Keterangan
Januari 1. Perayaan Maulid Akbar 8 – 28 Januari 2016 Aceh
2. Bali Barong Festival 22 – 23 Januari 2016 Bali Kompetisi regenerasi Bapang Barong dan Makendang
3. Cap Go Meh (CGM) Street Festival 22 Januari – 2 Februari 2016 Bogor, Jawa Barat
4. Straits Regatta 26 – 29 Januari 2016 Batam, Kepulauan Riau Even yacht internasional yang bekerjasama dengan Federasi Pelayaran Singapura (SSF)
5. Grebeg Sudiro 31 Januari – 8 Februari 2016 Solo, Jawa Tengah
6. Nongsa Festival Batam, Kepulauan Riau Festival golf internasional
7. Festival Budaya Asmat Papua Pameran ukiran kayu Suku Asmat
Februari 1. Solo Great Sale 1 – 29 Februari 2016 Solo, Jawa Tengah
2. Imlek Fair 1 – 6 Februari 2016 Pematangsiantar, Sumatera Utara
3. Hari Pers Nasional0 6 – 9 Februari 2016 Nusa Tenggara Barat
4. Neptune Regatta 6 – 14 Februari 2016 Batam, Kepulauan Riau Festival yacht
5. Imlek Pasar Semawis 8 Februari 2016 Semarang, Jawa Tengah
6. Hari Raya Galungan dan Kuningan 10 – 20 Februari 2016 Bali
7. Nongsa Challenge 13 Februari 2016 Batam, Kepulauan Riau Kegiatan bersepeda yang diselenggarakan oleh Nongsa Destination dan Cycosports Singapore
8. Lawu Trail Run 21 Februari 2016 Jawa Timur
9. Perayaan Cap Go Meh 2 – 24 Februari 2016 Singkawang, Kalimantan Barat
10. Festival Bau Nyale 28 Februari 2016 Lombok, Nusa Tenggara Barat Festival mengumpulkan cacing laut atau nyale yang hanya muncul satu hingga dua hari dan dilanjutkan dengan pertunjukan musik tradisional dan modern
11. Festival Pasola Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur Pertunjukan tradisi peperangan dengan kuda dan tombak
Maret 1. Deep and Extreme Indonesia 31 Maret – 3 April 2016 Jakarta Pameran diving dan petualangan lainnya
2. Bali Spirit Festival 29 Maret – 3 April 2016 Ubud, Bali Wisata yoga, tari, musik, serta meditasi
3. Java Jazz Festival 4 – 6 Maret 2016 Jakarta Pertunjukan musik jazz
4. Eclipse Festival 7 – 11 Maret 2016 Ngata Baru, Sulawesi Tengah
5. Festival Gerhana 9 Maret 2016 Poso, Sulawesi Tengah Acara melihat gerhana disertai penampilam musik
6. Indonesia Fashion Week 10 – 13 Maret 2016 Jakarta Pertunjukan dan pameran fashion
7. Lombok Audax 11 – 14 Maret 2016 Lombok, Nusa Tenggara Barat Bersepeda sejauh 200 – 1000 km
8. Sun Down Marathon Bintan. Kepulauan Riau Kompetisi maraton
April 1. Tour de Bintan 1 -3 April 2016 Bintan, Kepulauan Riau Wisata bersepeda
2. Indonesia International Motor Show (IIMS) 7 – 17 April 2016 Jakarta Pameran otomotif terbesar di Indonesia
3. Festival Pesona Tambora 11 -16 April 2016 Nusa Tenggara Barat
4. Majapahit Travel Fair ke-17 13 April 2016 Surabaya, Jawa Timur Ajang promosi pariwisata internasional
5. Sungailiat Triathlon 23 April 2016 Bangka, Bangka Belitung Wisata olahraga
6. Racing The Planet Bintan, Kepulauan Riau Kompetisi kayak, bersepeda, dan lari
7. Taman Mini Indonesia Indah Anniversary Week Jakarta Pertunjukan seni dan budaya
8. Jakarta International Handicraft (INACRAFT) Jakarta Wisata belanja
9. Festival Tidore Tidore, Maluku Utara Aneka ritual adat, pameran budaya serta beragam atraksi
Mei 1. International Tour de Banyuwangi Ijen 4 – 7 Mei 2016 Banyuwangi, Jawa Timur
2. Festival Teluk Jailolo 11 – 16 Mei 2016 Halmahera Barat Festival budaya
3. Perayaan Waisak Candi Borobudur 22 Mei 2016 Magelang, Jawa Tengah
4. Bintan Thriathlon 28 – 29 Mei 2016 Bintan, Kepulauan Riau Kompetisi Thriathlon
5. Tour de Barelang / Batam Six Bridges Batam, Kepulauan Riau Bersepeda keliling Pulau Batam, enam jembatan masuk ke dalam rute tour
6. Jakarta Fashion and Food Festival Jakarta Wisata fashion dan kuliner
7. Jawa Barat Travel Exchange Bandung, Jawa Barat
8. Jogja Fashion Week Yogyakarta Pameran busana batik
9. International Surfing Competition Banyuwangi, Jawa Timur Kompetisi surfing
Juni 1. Jakarta Fair dan Jakarnaval 22 Juni 2016 Jakarta Festival dan karnaval menyambut hari ulang tahun Jakarta
2. Gelar Batik Nusantara Berhubungan dengan kerajinan batik
3. Solo Batik Carnival Solo, Jawa Tengah Berhubungan dengan kerajinan batik
4. Bali Art Festival Bali Berhubungan dengan kerajinan batik
5. Festival International Perahu Naga Padang, Sumatera Barat
6. Festival Diving Pulau Weh, Aceh
7. Jakarta Great Sale Jakarta Wisata belanja
8. Bali and Beyond Travel Fair Pameran paket wisata
9. Festival Mutiara Lombok Sumbawa Lombok, Nusa Tenggara Barat Pameran kerajinan mutiara
10. Festival danau sentani Pertunjukan di atas Danau Sentani
Juli 1. Bali Kite Festival 3 – 5 Juli 2016 Sanur, Bali Festival layangan dan ritual menyambut panen dan penanaman padi kembali
2. Yadnya Kasada 21 – 21 Juli 2016 Bromo, Jawa Timur Pelaksanaan upacara adat
3. Art Jog Yogyakarta Pameran karya seni
4. Power Boat Grand Prix Bintan, Kepulauan Riau Kompetisi internasional
5. Kelimutu Festival Ende, Flores Prosesi adat
6. Java Rockin Land Festival musik rock
Agustus 1. Festival Budaya Dieng 5 – 7 Agustus 2016 Dieng, Jawa Tengah
2. Jember Fashion Carnaval 21 – 24 Agustus 2016 Jember, Jawa Timur Pertunjukan fashion
3. Erau International Folk and Art Festival 20 -28 Agustus 2016
4. Indonesia Marine and Offshore Expo (IMOX) 23 – 25 Agustus 2016
5. Bintan Ironman 28 Agustus 2016 Bintan, Kepulauan Riau Festival olaharaga
6. Aceh International Surfing Championship Aceh
7. Takabonerate Island Expedition Sulawesi Selatajn
8. Rafflesia Beach Festival Bengkulu
9. Sanur Village Festival Bali
10. Festival Bunga Internasional Tomohon
11. Festival Lembah Baliem
12. Festival Kuliner Serpong Serpong, Tangerang
September 1. Festival Krakatau Awal September Lampung Festival seni dan budaya Lampung
2. PATA Travel Mart 7 – 9 September 2016 Jakarta
3. Festival Danau Toba, Samosir Minggu kedua Bulan September Samosir, Sumatera Utara Festival musik dan tari batak
4. Grebek Besar 12 September 2016 Solo, Jawa Tengah Festival keagamaan dan arak-arakan
5. Jogja International Street Performance Minggu terakhir Bulan September Yogyakarta Festival seni di sepanjang Jalan Malioboro dan sekitarnya
6. Jakarta International Performing Art Akhir September Jakarta Diikuti oleh 350 seniman dunia, memperingati Hari Pariwisata Dunia
7. Festival Adventure Indonesia Akhir September Alor, Nusa Tenggara Timur Diving, hiking, bersepeda
8. Asia Tri Festival Yogyakarta Festival seni tiga negara (Korea, jepang, dan Indonesia)
9. Aceh Leuser International Rafting Championship Sungai Alas, Aceh Kompetisi rafting
10. Asean Jazz Festival, Batam Festival musik jazz
11. Festival De Syukron Bandung, Jawa Barat Festival dengan penampilan artis papan atas, fashion show, video mapping, hingga wayang
12. Festival Teluk Ambon Ambon Festival budaya, lomba foto bawah laut, lomba memancing
Oktober 1. Kuta Carnival Kuta, Bali
2. Festival Tabot Bengkulu Bengkulu
3. Festival Reog Nasional
4. Tour de Singkarak Singkarak Kompetisi sepeda internasional
5. Sail Karimata Selat Karimata
6. Jakarta Marathon Jakarta Wisata olahraga lari
7. Jakarta Fashion Week Jakarta Pameran fashion
8. Banyuwangi Ethno Festival Banyuwangi, Jawa Timur Pameran fashion
9. Festival Danau Tondano
10. Raja Ampat Marine Festival Raja Ampat, Papua
November 1. Bandung International Digital Art Festival (BIDAF) 6 – 8 November 2016 Bandung, Jawa Barat Pameran karya seni animasi, pertunjukan intermedia, musik digital, seni robotic, dan interactive installation
2. Makepung Buffalo Race 15 November 2016 Jembrana, Bali Barat Ajang balap kerbau
3. Jogja International Heritage Walk 19 – 20 November 2016 Candi Prambanan dan Imogiri Berwisata dengan berjalan kaki
4. Lovely Toraja Festival Tentatif Toraja, Sulawesi Selatan Lari wisata, pameran, kuliner
5. Festival Danau Matano Akhir bulan November Luwu Timur, Sulawesi Selatan Pertunjukan seni dan musik, pemilihan putra putri Danau Matano, lomba perahu hias, perahu dayung, lomba tangkap ikan, olahraga air
6. Banten Beach Festival Akhir bulan November Banten
Desember 1. Bintan Golf Challenge Belum tercantum Bintan, Kepulauan Riau Kompetisi golf dunia
2. Festival Gendang Beleq Belum tercantum Lombok, Nusa Tenggara Barat Festival musik dan perkusi
3. Grebeg Maulud 11 Desember 2016 Yogyakarta Arak-arakan gunungan
4. Kora-kora Festival Belum tercantum Ternate, Maluku Utara Festival budaya lomba perahu tradisional
5. Katir Race Festival Belum tercantum Kotabaru, Kalimantan Selatan lomba perahu nelayan
6. Musi Triboatton Belum tercantum Palembang, Sumatera Selatan lomba perahu, pameran, festival seni

Pariwisata Indonesia (Indonesian Tourism)

Isu Stategis

Isu strategis yang terkait dengan sektor pariwisata dalam RPJMN 2015-2019 antara lain;

Potensi keindahan alam dan keanekaragaman budaya yang unik merupakan modal untuk pengembangan pariwisata nasional.  Potensi keindahan alam dan keanekaragaman budaya yang unik merupakan modal untuk pengembangan pariwisata nasional. Sasaran pembangunan pariwisata dalam RPJMN 2015-2019 dibagi menjadi sasaran pertumbuhan dan sasaran pembangunan inklusif. Sasaran pertumbuhan pariwisata dapat dilihat dalam tabel berikut ini,

Picture3

Sedangkan dalam sasaran pembangunan inklusif adalah Meningkatnya usaha lokal dalam industri pariwisata dan meningkatnya jumlah tenaga kerja lokal yang tersertifikasi

IMG_20151008_150853

IMG_20151011_194605

IMG_20151009_170054

Arah kebijakan pembangunan pariwisata yang digariskan dalam RIPPARNAS, yaitu:

  1. Pembangunan Destinasi Pariwisata diarahkan untuk meningkatkan daya tarik daerah tujuan wisata sehingga berdayasaing di dalam negeri dan di luar negeri, dengan strategi; (1) fasilitasi pembangunan destinasi pariwisata nasional yang menjadi fokus: (a) wisata alam terdiri dari wisata bahari, wisata petualangan dan wisata ekologi; (b) wisata budaya yang terdiri dari wisata heritage dan religi, wisata kuliner dan belanja, dan wisata kota dan desa; dan (c) wisata buatan dan minat khusus yang terdiri dari wisata Meeting Incentive Conference and Exhibition (MICE) & Event, wisata olahraga, dan wisata kawasan terpadu; (2) meningkatkan citra kepariwisataan dan pergerakan wisatawan nusantara; (3) Tata Kelola Destinasi; serta (4) Pemberdayaan masyarakat di destinasi pariwisata.                            Jenis pariwisata yang akan dikembangkan khususnya untuk wisatawan manca negara mencakup: (a) wisata alam yang terdiri dari wisata bahari, wisata ekologi, dan wisata petualangan; (b) wisata budaya yang terdiri dari wisata heritage dan religi, wisata kuliner dan belanja, dan wisata kota dan desa; dan (c) wisata ciptaan yang terdiri dari wisata MICE & Event, wisata olahraga, wisata kebugaran (wellness) berbasis budaya nusantara, serta wisata kawasan terpadu.
  2. Pemasaran Pariwisata Nasional diarahkan untuk meningkatkan kerjasama internasional kepariwisataan dan mendatangkan sebanyak mungkin kunjungan wisatawan mancanegara,
  3. Pembangunan Industri Pariwisata diarahkan untuk meningkat-kan partisipasi usaha lokal dalam industri pariwisata nasional serta meningkatkan keragaman dan daya saing produk/ jasa pariwisata nasional di setiap destinasi pariwisata yang menjadi fokus pemasaran melalui: (a) pembinaan usaha pariwisata bagi masyarakat lokal; (b) fasilitasi investasi usaha sektor pariwisata; serta (c) pengembangan standarisasi dan sertifikasi usaha dan produk pariwisata; serta (d) pengembangan intergrasi ekosistem industri pariwisata.
  4. Pembangunan Kelembagaan Pariwisata diarahkan untuk mem-bangun sumber daya manusia pariwisata serta organisasi kepariwisataan nasional dengan strategi: (a) berkoordinasi dengan perguruan tinggi penyelenggara pendidikan sarjana di bidang kepariwisataan; (b) meningkatkan kapasitas dan kualitas lembaga pendidikan kepariwisataan; (c) fasiitasi pengembangan dan peningkatan jenjang keterampilan tenaga kerja lokal di bidang pariwisata; (d) peningkatan kualitas penelitian dan pengembangan kebijakan kepariwisataan; serta (e) mengelola dan mengendalikan manajemen perubahan.

 

Potensi Sektor Pariwisata Indonesia

Sektor pariwisata merupakan salah satu sektor unggulan yang memiliki potensi dan kontribusi besar pada perekonomian Indonesia.           Berdasarkan hasil identifikasi data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan BPS, jumlah wisatawan yang melakukan wisata di Indonesia baik dari dalam maupun luar negeri bertambah setiap tahunnya. Hal ini juga didukung dengan data Kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif tahun 2013 mengenai devisa negara yang menyebutkan bahwa sektor pariwisata di Indonesia menempati posisi ke empat dalam jenis komoditas penghasil devisa tebanyak setelah Minyak dan gas bumi, batu bara, dan minyak kelapa sawit. Hal ini membuktikan bahwa sektor pariwisata merupakan sektor penting dalam perekonomian Indonesia. Berikut adalah tabel lengkap rangking devisa pariwisata pada tahun 2009-2013.

Picture1

Sumber: Kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif, 2015

Picture2

Pada lingkup global pariwisata Indonesia berada pada peingkay 74 lebih tinggi dari Kamboja, Filipina, dan Vietnam yang merupakan negara tetangga dan tergabung dalam ASEAN. Peringkat pariwisata Indonesia di dunia dibandingkan dengan negara Asian Tenggara lainnya dapat dilihat pada tabel di atas. Potensi Indonesia pada sektor pariwisata tentunya tidaklah kecil. Berdasarkan data UNESCO pada tahun 2012, Indonesia mamiliki empat lokasi wisata yang menyandang gelar UNESCO Natural World Heritage Sites. Ke empat lokasi tersebut antara lain Taman Nasional Komodo, Taman Nasional Lorentz, Hutan Tropis Sumatera, dan Ujung Kulon. Dibandingkan negara Asia Tenggara lainnya, Indonesia memiliki jumlah terbanyak. Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam masing-masing hanya memiliki dua lokasi wisata. Dengan potensi yang ada tentunya target peningkatan jumlah wisatawan yang dinyatakan dalam RPJMN 2015-2019 tentunya dapat dimaksimalkan dengan berbagai program dan strategi pengembangan. Sektor pariwisata juga merupakan sektor potensial terkait dengan lapangan pekerjaan.

Terdapat dua isu utama yang perlu diperhatikan dalam upaya pengembangan pariwisata Indonesia, yaitu pembangunan infrastruktur dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Hingga saat ini pengembangan kapasitas sumber daya manusia masih rendah melihat jumlah sekolah kejuruan pariwisata dan perhotelan, serta sekolah pariwisata informal yang masih sedikit jumlahnya.

References: RPJMN 2015-2019 (BAPPENAS)

Development Process of Kampong Batik Kauman, Solo City

Kampong is …

  • Traditional settlement which exist in both urban and rural areas
  • Sub standart settlement
  • Sub standart life style
  • Rural type settlement

Local Initiative and development process …

  • Reanimating the effort batik in that area.
  • Reanimating Kauman as a moslem village.
  • Developing Kauman as a tourism village

Non Physical development:

  • Improving people awareness about the potency of their area
  • Promotion to global society through mass media, and participation to seminar/exhibition /discussion.

Physical development:

Making Detail Engineering Design of settlement utility and heritage walk (Marga Lestari) executed in handling of physical phase-1 Kauman

RESULT

Non Physical:

  • Batik regular monthly bulletin
  • Batik community already has a legal entity
  • Make business loans with savings and loans
  • Natural coloring training guide (environmental friendly colouring)
  • Local national tv coverage for promotional activities

Physical:

  • Opening of batik museum
  • The opening of new batik show room 8 -7o
  • Make a simple park for open space
  • Street furniture: Green canopy, Council names street, benches, street lights, information board and map 

Picture1

Picture2

Picture4

Picture3

 

References:

  1. UNDIP Rural Development Summer School team in Malaysia, 2011
  2. Kauman Community

 

 

City of Light, Kota Wisata Paling Populer di Dunia (Paris, Perancis)

Perancis merupakan negara yang sangat populer dengan kekayaan tradisi dan pariwisatanya. Negara ini merupakan salah satu negara maju dengan jumlah penduduk sebesar 61 juta jiwa. Perancis sering disebut juga dengan l’hexagon karena bentuknya yang heksagonal. Sekarang ini bentuk negara Perancis adalah republik yang dipimpin oleh seorang presiden, walaupun dalam sejarahnya Perancis merupakan negara monarki yang kuat. Perancis beribukotakan sebuah kota yang dikenal sebagai salah satu tujuan wisata paling diinginkan di dunia. Tidak kurang dari 30 juta orang berkunjung ke kota ini setiap tahunnya.

Paris yang dikenal dengan julukan city of light adalah kota dengan jumlah penduduk lebih dari dua juta jiwa. Kota ini berkembang dari pinggiran sungai seine. Wilayah administrasi Kota Paris dibagi atas dua puluh bagian yang dibagi melingkar seperti ular, dengan wilayah bagian kota satu berada tepat di pusat kota. Paris sendiri apabila dilihat dari atas maka akan terbagi menjadi dua bagian besar yang disebut dengan à gauche yaitu bagian kiri dan à droit yang berarti kanan yang terbelah oleh aliran Sungai Seine. Keberadaan sungai ini amat dipertahankan oleh pemerintah setempat sebagai salah satu Landmark kota selain tour eiffel, museum Lovre, Arc de Triomphe, dan masih banyak lainnya.

DSCN0652

DSCN0943

DSCN2231

Paris memiliki sejarah yang cukup panjang, berbagai peristiwa pernah merubah kota ini. Paris pada masa penguasaan kerajaan merupakan pusat aktivitas pemerintahan. Pada awal perkembangannya kota ini berkembang ke arah kanan Sungai Seine, yang kemudian dikembangkan di kedua sisi sungai pada tahun 1190 dengan Louvre sebagai benteng barat. Kawasan kanan diperuntukkan bagi pusat perdagangan dan jasa yang berpusat di Les Halles, sedangkan sisi kiri merupakan kawasan yang diperuntukkan sebagai kawasan pendidikan dengan universitas pertama yaitu Sorbonne yang sekarang telah menjadi pilihan banyak pelajar untuk melanjutkan studinya.

Revolusi industri yang melanda sebagian besar kota-kota di Eropa juga membawa perubahan besar pada Kota Paris. Keadaan ini membawa urbanisasi besar-besaran menuju ke kota ini, dimana peristiwa ini membuat Paris mengalami perluasan wilayah untuk menampung lonjakan penduduk. Perkembangan yang semakin pesat ini membuat Paris harus merombak berbagai infrastruktur demi pemenuhan kebutuhan penduduknya, antara lain pelebaran jalan serta pembangunan berbagai fasilitas publik. Pada tahun 1900 jaringan transportasi kereta pertama diresmikan dengan nama Métro yang terus berkembang hingga sekarang.

Kini Paris telah berkembang menjadi kota metropolitan dengan luas 86,9 km2. Kota ini memiliki jumlah bangunan bersejarah yang amat terjaga hingga sekarang. Bangunan-bangunan bersejarah abad pertengahan mudah ditemukan di Paris. Salah satu faktor penting dalam perawatan gedung-gedung bersejarah ini adalah kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah setempat. Pengguna bangunan dapat merubah bagian dalam bangunan menjadi interior modern, namun tidak boleh merubah bentuk bangunan asalnya. Kota ini merupakan representasi kota dengan sejarah dan modernitas yang berdampingan. Lebih lanjut kota ini merupakan museum besar yang menceritakan sejarah melalui arsitekturnya. Oleh karena itu, Kota Paris sering disebut dengan kota pusat seni dan intelektual.

Kota Paris terbagi atas 20 bagian kawasan yang hampir mirip dengan sistem kecamatan dan kelurahan di Indonesia. Setiap kawasan ini memiliki satu pusat pemerintahan yang bertanggung jawab pada perkembangan kawasan tersebut. Dan secara lebih luas Paris merupakan zona pertama dari enam zona yang terdapat di Ile-de France. Kota yang populer dengan menara Eiffel ini dilengkapi dengan berbagai infrastruktur dan fasiitas yang membuat nyaman masyarakat serta wisatawan yang datang. Salah satunya adalah keberadaan jaringan transportasi yang matang dan menjangkau seluruh kawasan di Paris. Jaringan transportasi ini merupakan salah satu yang paling tua di dunia bersama dengan Kota San Fransisco di Amerika Serikat. Dengan keberadaannya baik masyarakat Paris maupun wisatawan tidak akan kesulitan untuk menuju tempat tujuan.